Pemilihan Presiden BESS MTs Yajri, Upaya Pembelajaran Demokrasi Sejak Dini

NEGARA Kesatuan Republik Indonesia adalah negara yang berkedaulatan rakyat seperti yang dijelaskan dalam UUD 1945 pasal 1 ayat 2, bahwa kedaulatan berada di tangan rakyat. Di mana rakyat memiliki sebuah kekuasaan yang diserahkan kepada negara untuk menjalankan fungsinya. Kedaulatan rakyat merupakan ajaran dari demokrasi, kekuasaan berada di tangan rakyat. Sehingga rakyatlah yang sepenuhnya memegang kekuasaan negara. Demokrasi dapat berjalan dengan baik jika didukung kesadaran yang memadai dari rakyat, penegakan hukum, dan infrastruktur yang baik.

Dalam rangka memberikan pendidikan demokrasi melalui pengalaman praktis, maka untuk pemilihan Presiden BESS MTs Yajri masa bakti 2020/2021 dilakukan dengan sistem pemungutan suara oleh siswa, guru, dan karyawan MTs Yajri. Menggunakan tata cara dan logistik seperti yang digunakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia. BESS,singkatan dari Badan Eksekutif Siswa Santri sendiri merupakan organisasi intra madrasah – pesantren sebagai OSIS.

Kepala MTs Yajri, Muhamad Abdul Khakim, S.Pd.I (kiri) dan Wakil Kepala MTs Yajri Bidang Kurikulum, Mustanir, S.Pd.I (kanan) sedang mencoblos di bilik suara

“Di sini (MTs Yajri –red) istilahnya bukan OSIS tapi BESS, yaitu Badan Eksekutif Siswa Santri. Sebagaimana diketahui bersama bahwa MTs Yajri terintegrasi dengan pondok pesantren, semua siswa MTs Yajri juga sebagai santri,” tutur Kepala MTs Yajri Payaman, Muhamad Abdul Khakim.

Dipaparkan lebih lanjut olehnya juga, bahwa ruang lingkup dan program kerja BESS bisa dikatakan lebih luas jika dibandingkan OSIS. Karena BESS tidak hanya bertanggung jawab atas kegiatan siswa di madrasah / sekolah saja, namun juga mengkoordinir pada hampir semua kegiatan santri di asrama. Artinya, jam kerja BESS 24 jam per hari.

Pemilihan Presiden BESS MTs Yajri dilaksanan pada Selasa, 27 Oktober 2020. Setelah berakhirnya masa tugas pengurus BESS periode 2019/2020. Pada kesempatan ini pemilihan Presiden BESS MTs Yajri dirancang sama seperti yang dilaksanakan pada saat pemilihan umum beberapa waktu lalu. Baik secara administrasi maupun tahapan – tahapannya.

Mengusung tema tahun ini, “Pemilu Presiden BESS MTs Yajri, Wujud Nyata Pendidikan Demokrasi Sejak Dini”. Tujuannya adalah untuk pembelajaran kepada siswa santri pada realita di lapangan. Masih menggunakan sistem pencoblosan, pelaksanaan pemilihan ketua Presiden BESS MTs Yajri bekerja sama  dengan Presiden BESS MA Yajri. BESS MA Yajri meminjamkan bilik suara, kotak suara dan kelengkapan pencoblosan mulai dari tinta, bantalan tinta dan paku pencoblosan.

Tahapan-tahapan pemilihan Presiden BESS MTs Yajri dimulai dari pemilihan calon Presiden BESS MTs Yajri yang dipilih dari siswa kelas 7 dan 8, yang mempunyai kecakapan dan jiwa kepemimpinan. Bertempat di aula pesantren, para calon Presiden BESS MTs Yajri menyampaikan visi dan misi untuk menjelaskan program kerja yang akan dilaksanakan pada masa jabatan 2020/2021 di depan seluruh siswa kelas 7, 8 dan 9. Setelah itu pencocokan dan penelitian Daftar Pemilihan Tetap (DPT) dan membagikan undangan C6 untuk pelaksanaan pemungutan suara.

Panitia Pemilu Presiden BESS MTs Yajri memberikan pejelasan pengisian daftar hadir pemilih

Pelaksanaan pemungutan suara dibagi menjadi 3 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang diatur di beberapa titik. Setiap siswa diberikan kesempatan untuk melaksanakan pemilihan calon Presiden BESS MTs Yajri. Diharapkan semua siswa menggunakan hak pilihnya dengan baik, sehingga tidak ada kecurangan. Satu persatu siswa pemilih mendatangi TPS untuk mendapat kertas suara, melakukan pencoblosan. Memasukkan ke kotak suara dan satu jari ditandai dengan tinta. Kurang lebih 740 siswa dan 40 guru telah melaksanakan hak pilihnya.

Akhirnya sampai pada saat yang ditunggu yaitu penghitungan suara. Penghitungan suara juga dilaksanakan seperti Pemilu. Setiap calon mengirimkan saksi untuk memantau jalannya penghitungan suara. Pembina BESS dan panitia pelaksanaan pemilihan Presiden BESS MTs Yajri memastikan proses demokrasi di sekolah melalui pemilu Presiden BESS MTs Yajri dilakukan secara Luber Jurdil (Langsung, Bersih, Rahasia, Jujur dan Adil).

Pengumuman hasil perolehan penghitungan suara pemilihan ketua OSIS disampaikan oleh Presiden BESS MTs Yajri. Apapun hasilnya, pastilah yang terbaik untuk masa depan dan kebaikan MTs Yajri.

Kegiatan pemilihan Presiden BESS MTs Yajri diharapkan bisa membekali siswa berupa karakter dan kecakapan untuk menjadi warga negara yang baik. Siswa menjadi tahu bagaimana prosedur pemilihan umum yang benar. Pemilihan Presiden BESS MTs Yajri dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, sportif dan bertanggung jawab serta tidak menimbulkan konflik setelah pelaksanaan pemilihan Presiden BESS MTs Yajri. (AD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *